Rabu, 03 September 2014

#jamborePS Menyedihkan, 80 Juta Orang Indonesia Masih BAB Sembarangan

HANIBAL HAMIDI
“Air bersih, sanitasi dan Gizi seimbang adalah faktor penentu dasar kualitas kesehatan Yang ditandai dengan Rendahnya AKI, AKB dan Gizi Buruk rendah, selain faktor dasar kualitas kesehatan, yaitu Efektifnya Jabatan Fungsional utama pelayanan kesehatan dasar; dokter puskesmas dan bidan desa sebagai pelaku garda terdepan pembangunan kesehatan indonesia yang bermuara pada panjang umur dan tetap sehat minimal sama dengan rata-rata kualitas kesehatan seluruh negara di Dunia.

HANIBAL HAMIDI, Merdesa Institute

Menyedihkan, 80 Juta Orang
Indonesia Masih BAB
Sembaranganu

Avitia Nurmatari – detikNews
Bandung – Ingin tahu berapa warga Indonesia yang buang air besar sembarangan? Ada 80 juta orang yang melakukannya! Kondisi ini sangat memprihatikan, sebab angkanya hampir sama dengan jumlah penduduk Filipina.
Menurut Tim Manajer Urban Sanitation Development Program Syarif Puradimaja menjelaskan dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara, kondisi sanitasi Indonesia masih jauh tertinggal.

“Sanitasi di Indonesia hanya lebih baik dari Timor Leste dan Kamboja. Bahkan Indonesia masih jauh dari Malaysia atau Vietnam,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (19/8/2014).

Syarif mengungkapkan, ada sekitar 80 juta penduduk Indonesia yang masih melakukan buang
air besar sembarangan. Kondisi tersebut menurutnya sangat memprihatinkan.

“Jumlah tersebut hampir sama dengan jumlah penduduk Filipina. tu merupakan hal yang menyedihkan,” ucapnya.

Untuk itu, menurut Syarif, perlu ada komitmen dari pemerintah kota/kabupaten termasuk Pemkot Bandung untuk membenahi sanitasi di willayahnya. Pasalnya sejak negara ini berdiri hingga tahun 2013, perbaikan sanitasi baru mencapai 55 persen.

“Jadi memang harus ada komitmen pendanaan pemerintah. Pemerintah Pusat sudah mengalokasikan Rp 296 triliun untuk capaian 100 persen. Kota/kabupaten pengalokasian dana untuk pembenahan sanitasi minimal 2 persen,” tandasnya.

Permasalahan ini akan dibahas nanti di City Sanitation Summit (CSS) 2014 yang akan berlangsung di Bandung pada 2014 mendatang.
Kegiatan tersebut akan diikuti kepala daerah kota/kabupaten anggota Asosiasi Pemerintah Kota/Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI).

MerDesa Institute, Jakarta 24 Juni 2014

Hanibal Hamidi Perdesaan Sehat #jamborePS KPDT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar